Ketahuilah.com - Jakarta, Kamis 26 Maret 2026 - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kunjungan kerja ke luar negeri yang dilakukannya bertujuan untuk kepentingan rakyat, khususnya dalam menjaga dan membuka peluang lapangan kerja.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo untuk menanggapi anggapan publik terkait intensitas kunjungan luar negeri yang dilakukannya sejak menjabat sebagai presiden. Ia menekankan bahwa lawatan tersebut merupakan bagian dari strategi diplomasi dan kepentingan nasional.
Menurut Prabowo, kehadiran langsung kepala negara dalam berbagai pertemuan internasional sangat penting, terutama dalam proses lobi dan pengambilan keputusan strategis dengan mitra negara lain.
Kunjungan luar negeri tersebut dilakukan untuk menjaga hubungan baik antarnegara, memperkuat posisi tawar Indonesia, serta membuka akses kerja sama ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Ia menegaskan bahwa langkah tersebut bukan sekadar perjalanan, melainkan upaya menjaga kepentingan rakyat.
Agenda kunjungan dalam waktu dekat mencakup sejumlah negara, seperti Jepang pada 29–31 Maret 2026 dan Korea Selatan pada 31 Maret hingga 2 April 2026, dengan fokus pembahasan kerja sama di berbagai sektor strategis.
Pelaksanaan dilakukan melalui diplomasi tingkat tinggi, termasuk pertemuan bilateral dengan kepala negara dan pemimpin pemerintahan, guna mempercepat kesepakatan kerja sama di bidang perdagangan, investasi, hingga industri strategis.
Prabowo menegaskan bahwa dalam dinamika global saat ini, hubungan antarnegara menjadi kunci penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan memperluas peluang bagi Indonesia, sehingga kehadiran aktif pemimpin negara dalam forum internasional dinilai sangat diperlukan.
source : Antara


