-->
  • Jelajahi

    Copyright © Ketahuilah
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Dekan FEBI UIN STS Jambi Resmi Dilantik sebagai Ketua DPW IAEI Jambi Periode 2026 - 2031

    Ketahuilah
    Rabu, 03 Juni 2026 Last Updated 2026-06-03T11:59:54Z


    Ketahuilah.com - Jambi - Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Dr. Rafidah, S.E., M.E.I., resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (DPW IAEI) Provinsi Jambi periode 2026 - 2031. Pelantikan berlangsung di Aula Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (3/6/2026).




    Pada kesempatan itu,  Dr. Rafidah menyampaikan bahwa IAEI memiliki peran strategis dalam memperkuat literasi dan implementasi ekonomi syariah di Provinsi Jambi. Menurutnya, organisasi tersebut akan fokus pada peningkatan edukasi masyarakat sekaligus mendorong penerapan sistem ekonomi syariah secara lebih luas.


    “Alhamdulillah, hari ini kami resmi dilantik. Tujuan utama IAEI adalah meningkatkan edukasi mengenai ekonomi syariah, sekaligus mendorong implementasi sistem ekonomi syariah di Provinsi Jambi,” ujarnya.


    Ia menegaskan, kepengurusan IAEI Jambi ke depan menghadapi tantangan besar dalam meningkatkan literasi masyarakat terkait ekonomi syariah. Selain itu, IAEI juga siap mendukung pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi 2025 - 2029 yang telah memasukkan ekonomi syariah sebagai salah satu agenda pembangunan daerah.


    “Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi IAEI. Kami akan memperkuat literasi dan edukasi masyarakat serta mendukung RPJMD Provinsi Jambi. Kami berharap terjalin sinergi yang kuat antara pemerintah, regulator seperti OJK dan Bank Indonesia, serta industri keuangan syariah, termasuk Bank Syariah Indonesia, Bank Muamalat, dan lembaga terkait lainnya,” tambahnya.


    Sementara itu, Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., menilai ekonomi Islam semakin relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan perubahan pola kehidupan masyarakat. Menurutnya, transformasi digital, termasuk perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), telah membawa perubahan besar dalam dunia usaha dan ekonomi.


    “Hari ini perkembangan teknologi bergerak sangat cepat. Kehadiran AI telah mengubah pola hidup dan pola bisnis masyarakat. Namun, kita juga menghadapi tantangan berupa kesenjangan ekonomi, krisis moral dalam praktik bisnis, serta meningkatnya gaya hidup konsumtif. Di sinilah ekonomi Islam menjadi sangat relevan karena menawarkan nilai kebermanfaatan dan keadilan sosial,” kata Dr. Al Haris.


    Ia berharap kepengurusan IAEI yang baru mampu menerjemahkan tujuan organisasi secara konkret melalui program-program yang mendukung pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan ekonomi berbasis syariah.


    “Provinsi Jambi memiliki potensi besar di sektor pertanian, perdagangan, dan UMKM. Semua potensi tersebut dapat dikembangkan melalui pendekatan ekonomi Islam berbasis syariah. Karena itu, IAEI memiliki tugas penting untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan memperluas praktik usaha berbasis ekonomi syariah,” ujarnya.


    Gubernur juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik dan berharap keberadaan IAEI dapat memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.


    “Selamat kepada seluruh pengurus IAEI Provinsi Jambi yang telah dilantik. Semoga kerja yang dilakukan menjadi amal jariyah dan bernilai ibadah bagi kita semua,” tuturnya.


    Pada kesempatan yang sama, Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., menegaskan bahwa IAEI tidak hanya berfungsi sebagai organisasi profesi, tetapi juga menjadi motor penggerak transformasi ekonomi yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.


    “IAEI tidak hanya berfungsi sebagai organisasi profesi, tetapi juga sebagai motor penggerak transformasi ekonomi berbasis nilai-nilai Islam yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.


    Menurut Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M. Pd, pelantikan pengurus DPW IAEI Jambi semakin bermakna karena dirangkaikan dengan seminar nasional yang diselenggarakan melalui kolaborasi antara IAEI dan FEBI UIN STS Jambi. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari IAEI Pusat, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


    “Kehadiran narasumber dari IAEI Pusat, Bank Indonesia, dan OJK menunjukkan bahwa Jambi siap bergerak dengan dukungan penuh dari berbagai pemangku kepentingan. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, regulator, dan industri keuangan syariah, kami optimistis program-program yang dihasilkan akan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta memperkuat daya saing daerah dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional berbasis syariah,” jelasnya.


    Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M. Pd juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pelantikan dan seminar nasional tersebut, mulai dari Pemerintah Provinsi Jambi, narasumber, dewan pembina, dewan penasehat, pengurus IAEI, hingga civitas akademika FEBI UIN STS Jambi dan panitia pelaksana.


    Ia menambahkan bahwa IAEI merupakan organisasi strategis dalam pengembangan ekonomi syariah nasional. Bahkan, Ketua Umum IAEI saat ini dijabat oleh Menteri Agama Republik Indonesia, yang dinilainya memiliki komitmen kuat dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, pembangunan berkelanjutan, dan konsep ekoteologi dalam kehidupan bermasyarakat.


    Pelantikan DPW IAEI Jambi periode 2026 - 2031 diharapkan menjadi momentum penguatan kolaborasi antara akademisi, pemerintah, regulator, dan pelaku industri dalam mempercepat pengembangan ekonomi syariah di Provinsi Jambi serta mendorong terwujudnya pembangunan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini