Iklan

Wisuda 910 Lulusan, Rektor UIN STS Jambi: Jadilah Duta Peradaban dan Pembawa Perubahan


Ketahuilah.com | Jambi - Di balik toga yang dikenakan dan senyum haru yang menghiasi wajah para wisudawan, tersimpan perjalanan panjang penuh perjuangan. Ada malam-malam yang dihabiskan menyelesaikan tugas akhir, ada doa yang tak pernah putus dipanjatkan orang tua, serta pengorbanan keluarga yang menjadi fondasi keberhasilan. Semua cerita itu berpuncak dalam Wisuda Sarjana ke-71, Magister ke-44, dan Doktor ke-20 Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yang berlangsung khidmat di Auditorium Chatib Quzwain, Kampus II UIN STS Jambi, Sabtu (25/4/2026).

Sebanyak 910 lulusan resmi dikukuhkan. Mereka bukan sekadar menyelesaikan studi, tetapi membawa harapan baru bagi keluarga, masyarakat, dan daerah. Di tengah tantangan dunia yang terus berubah, UIN STS Jambi ingin memastikan para alumninya tidak hanya membawa ijazah, melainkan juga karakter, kompetensi, dan tanggung jawab moral.

Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., mengajak seluruh civitas akademika untuk berbangga atas capaian para lulusan. Tahun ini, banyak mahasiswa berhasil menuntaskan studi dengan publikasi artikel ilmiah pada jurnal bereputasi, minimal terindeks Sinta 2. Capaian tersebut menjadi indikator bahwa budaya akademik dan riset di lingkungan UIN STS Jambi terus berkembang menuju standar yang lebih tinggi.

"Saya mengajak kita semua yang hadir di sini untuk bangga atas keberhasilan para wisudawan yang dinyatakan lulus di UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dengan publikasi artikel dari berbagai jurnal terindeks minimal Sinta 2," ungkap Rektor.

Namun, di balik prestasi akademik itu, Rektor mengingatkan bahwa keberhasilan seorang mahasiswa tidak pernah lahir sendirian. Ada orang tua yang bekerja keras, keluarga yang terus memberi semangat, dan doa yang mengiringi setiap langkah menuju kelulusan.

Dengan penuh penghormatan, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua, wali, suami, istri, serta keluarga besar wisudawan yang selama ini menjadi kekuatan utama dalam perjalanan pendidikan para lulusan.

"Mereka telah berjuang dalam diam, berdoa tanpa lelah, dan berkorban tanpa pamrih," tuturnya.

Bukan Sekadar Lulusan, tetapi Duta Peradaban

Di hadapan ratusan wisudawan, Prof. Kasful Anwar menyampaikan pesan yang menjadi ruh dari pendidikan tinggi. Menurutnya, para lulusan yang meninggalkan kampus hari itu bukan lagi sekadar penyandang gelar akademik, melainkan duta peradaban yang membawa nilai, integritas, dan harapan bagi masyarakat.

Pesan itu menjadi penegasan bahwa keberhasilan pendidikan tidak diukur dari banyaknya gelar yang disandang, tetapi dari seberapa besar ilmu tersebut memberikan manfaat bagi orang lain.

"Hari ini para wisudawan meninggalkan kampus ini bukan sebagai orang biasa. Tetapi keluar dari gerbang UIN STS Jambi sebagai duta peradaban, pembawa nilai, dan penjaga harapan."

Ia juga mengingatkan bahwa dunia saat ini tidak menunggu orang yang sempurna. Dunia membutuhkan pribadi yang berani mengambil keputusan, berani berpikir berbeda, serta memiliki keberanian memperjuangkan kebenaran.

Membangun Jambi Dimulai dari SDM Berkualitas

Pesan serupa juga disampaikan Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I. Menurutnya, masa depan daerah tidak hanya ditentukan oleh melimpahnya sumber daya alam, tetapi sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.

Ia mengaitkan hal tersebut dengan arah pembangunan Provinsi Jambi sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2025 - 2029, yang menempatkan pembangunan manusia melalui pendidikan sebagai prioritas utama.

Abdullah Sani berharap perguruan tinggi terus memperkuat implementasi Tri Dharma melalui pengembangan kurikulum yang tidak hanya membangun kompetensi akademik, tetapi juga membentuk soft skills, jiwa kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, dan semangat kewirausahaan.

Menurutnya, lulusan perguruan tinggi harus menjadi pencipta peluang, bukan hanya pencari pekerjaan.

"Gelar akademis jangan hanya menjadi tambahan nama saudara. Jadilah manusia yang menciptakan kebaikan melalui tindakan. Buktikan ilmu yang diperoleh di UIN STS Jambi dapat memberi kemanfaatan bagi masyarakat," pesannya.

910 Harapan Baru untuk Masa Depan

Wisuda kali ini meluluskan 14 doktor, 79 magister, serta 817 sarjana dari tujuh fakultas, yakni Fakultas Syariah, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Fakultas Adab dan Humaniora, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Dakwah, serta Fakultas Sains dan Teknologi.

Di balik angka 910 lulusan, tersimpan 910 mimpi yang kini siap diwujudkan di tengah masyarakat. Ada yang akan menjadi guru, hakim, peneliti, pengusaha, penyuluh agama, akademisi, birokrat, hingga inovator teknologi.

Mereka berasal dari ruang kuliah yang sama, tetapi akan melangkah menuju jalan pengabdian yang berbeda.

Dan ketika langkah pertama itu dimulai di luar gerbang kampus, sesungguhnya wisuda bukanlah akhir dari sebuah perjalanan. Ia adalah awal dari tanggung jawab baru—menghadirkan ilmu sebagai solusi, menjadikan integritas sebagai pegangan, serta membuktikan bahwa pendidikan tinggi bukan hanya menghasilkan lulusan, tetapi melahirkan manusia yang mampu membawa perubahan.

Karena sejatinya, gelar akademik adalah kehormatan, sedangkan kebermanfaatan adalah warisan. Itulah amanah yang kini dipikul oleh 910 alumni UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi untuk masyarakat, daerah, dan Indonesia.