Ketahuilah.com - Muaro Jambi - Upaya menghadirkan perguruan tinggi Islam berkualitas di ibu kota Kabupaten Muaro Jambi semakin menunjukkan perkembangan signifikan. Institut Islam El-Hasbiyin (INTISA) Muaro Jambi melaksanakan Asesmen Lapangan (AL) Penyelenggaraan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS), Sabtu (23/5/2026), di Kampus INTISA, Sengeti, Muaro Jambi.
Kegiatan asesmen tersebut menghadirkan tim asesor, yakni Prof. Dr. Bambang Qomaruzzaman dan Prof. Dr. Fajri Ismail, M.Pd.I. Turut mendampingi, Kasubtim Bina Kelembagaan PTKIS Kementerian Agama RI, Dr. Ahmad Mahfud Arsyad, M.Ag.
Pelaksanaan asesmen juga mendapat perhatian dan dukungan penuh dari unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat. Sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Suseno, Ketua DPRD Muaro Jambi Aidi Hatta, Sekretaris Kopertais Wilayah XIII Dr. Zamrizal, M.Pd.I, Kabag Kesra Provinsi Jambi, serta Wakil Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM).
Ketua Pembina Yayasan Mau’izatul Hasanah, Prof. Drs. H. M. Hasbi Umar, MA., Ph.D, dalam sambutannya menyampaikan bahwa gagasan pendirian perguruan tinggi tersebut telah dimulai sejak 2015 melalui musyawarah para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda di Muaro Jambi.
Menurutnya, pembangunan kampus INTISA merupakan bentuk ikhtiar bersama untuk menghadirkan akses pendidikan tinggi di ibu kota kabupaten. Ia juga mengungkapkan bahwa peletakan batu pertama pembangunan kampus dilakukan langsung oleh Gubernur Jambi pada masa awal pembangunan.
“Alhamdulillah, hari ini keseriusan dan perjuangan panjang tersebut sampai pada tahap asesmen lapangan,” ujar Prof. Hasbi Umar.
Saat ini, INTISA telah berdiri di atas lahan seluas empat hektare dengan fasilitas penunjang seperti ruang kelas, ruang dosen, perpustakaan, dan masjid. Keberadaan sekitar 10 SMA/sederajat di wilayah Sengeti dan sekitarnya dinilai menjadi potensi besar bagi pengembangan mahasiswa baru ke depan.
Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Suseno, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung keberadaan INTISA sebagai bagian dari penguatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
“Pemerintah daerah sangat mendukung hadirnya perguruan tinggi di Sengeti. Ke depan, kampus ini diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas SDM masyarakat Muaro Jambi,” katanya.
Dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah turut mendapat apresiasi dari tim asesor. Prof. Dr. Fajri Ismail, M.Pd.I mengaku terkesan dengan antusiasme dan keterlibatan para pejabat daerah dalam proses asesmen tersebut.
“Dari beberapa asesmen lapangan yang saya ikuti, baru kali ini saya melihat dukungan begitu lengkap dari unsur pemerintah daerah hingga lembaga adat. Kehadiran kami bertujuan untuk mencocokkan data borang dengan kondisi riil di lapangan sebagai bahan evaluasi dan rekomendasi perbaikan,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Dr. Bambang Qomaruzzaman menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dan fasilitas akademik, termasuk keberadaan perpustakaan sebagai pusat pengembangan literasi mahasiswa.
“Kami melihat kesiapan SDM, sarana prasarana, serta dukungan yayasan terhadap keberlanjutan perguruan tinggi ini. Perpustakaan menjadi salah satu fasilitas penting dalam menunjang kualitas akademik,” jelasnya.
Selama asesmen berlangsung, dialog interaktif antara asesor dan pengelola perguruan tinggi berjalan dinamis. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Rektor INTISA, Dr. Umil Fadlyasuraya, MH, bersama jajaran pengelola kampus dan para calon dosen.
Dalam tahap awal operasionalnya, PTKIS INTISA Muaro Jambi direncanakan membuka empat program studi, yakni Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Pendidikan Agama Islam (PAI), Hukum Tata Negara (HTN), dan Ekonomi Syariah.
Salah seorang calon dosen, Khairun Nasbi, M.Sos, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran INTISA sebagai institusi pendidikan tinggi baru di Muaro Jambi.
“Kami siap berkomitmen untuk menjadi bagian dari pengembangan pendidikan tinggi di daerah ini dan mendukung kemajuan INTISA ke depan,” ujarnya.
Dengan terlaksananya asesmen lapangan tersebut, PTKIS INTISA Muaro Jambi diharapkan dapat segera menjadi salah satu pusat pendidikan tinggi Islam yang berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia di Provinsi Jambi. (*Tabe)


