-->
  • Jelajahi

    Copyright © Ketahuilah
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Sinta Nurya Raih Predikat Lulusan Terbaik Magister MPI UIN Jambi

    Ketahuilah
    Jumat, 29 Mei 2026 Last Updated 2026-05-29T15:11:06Z



    Ketahuilah.com - Pendidikan -  Momentum yudisium dan wisuda tahun 2026 menjadi pencapaian berkesan bagi Sinta Nurya, M.Pd. Ia berhasil meraih predikat wisudawan terbaik Pascasarjana sekaligus lulusan terbaik pertama Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Islam (MPI) pada kegiatan yudisium Pascasarjana UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi yang digelar pada 23 April 2026 di Hotel Rumah Kito.




    Kegiatan yudisium tersebut diikuti sebanyak 100 peserta, terdiri dari 86 lulusan jenjang magister dan 14 lulusan jenjang doktor. Dalam kesempatan itu, nama Sinta Nurya, M.Pd diumumkan sebagai salah satu lulusan berprestasi dari Program Pascasarjana.


    Tak hanya pada yudisium, capaian membanggakan itu kembali ditegaskan pada pelaksanaan wisuda Sarjana ke-71, Magister ke-44, dan Doktor ke-20 yang berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026 di Kampus II UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Kegiatan wisuda tersebut diikuti sebanyak 910 wisudawan dari berbagai jenjang pendidikan.


    Di tengah kemeriahan prosesi wisuda, Sinta Nurya dinobatkan sebagai wisudawan berprestasi dari jenjang magister. Pencapaian tersebut menjadi hasil dari perjuangan panjangnya menjalani pendidikan S2 sambil bekerja.


    Menurut Sinta, perjalanan menempuh pendidikan magister bukan sekadar tentang meraih gelar akademik, melainkan proses mengenal diri sendiri lebih dalam. Ia mengaku harus menjalani rutinitas yang tidak mudah, mulai dari berangkat pagi hingga pulang malam, sembari membagi waktu antara pekerjaan, tugas kuliah, dan penelitian.


    “Di lain waktu semoga saya bisa melihat perjalanan S2 ini bukan sekadar gelar, tapi proses untuk mengenal diri sendiri lebih dalam. Bukan sekadar capek pergi pagi pulang malam. Karena kuliah sambil kerja itu perlu manajemen waktu, ingin terus bertahan meski kadang lelah dan ragu datang bergantian,” ungkap Sinta.


    Ia juga berharap seluruh perjuangan dan waktu yang dihabiskan untuk menyelesaikan tugas serta penelitian dapat menjadi hasil yang membanggakan di masa depan.


    “Bagi saya S2 bukan tentang siapa yang paling cepat, tapi siapa yang paling sabar dan tidak pernah berhenti di tengah perjalanan serta terus melanjutkannya hingga tuntas,” lanjutnya.


    Bagi Sinta, capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri yang dipersembahkan untuk kedua orang tua dan keluarga tercinta.


    “Suatu kebanggaan bagi saya, Alhamdulillah telah sedikit mempersembahkan pencapaian ini kepada orang tua dan keluarga saya. Semoga ke depannya membawa semangat perjalanan yang lebih besar lagi,” tutup Sinta Nurya, M.Pd.


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini