Ketahuilah.com | Tanjung Jabung Barat - Memasuki dunia industri secara langsung menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Muhammad Rafly Alvito. Melalui program kerja praktik di PetroChina International Jabung Ltd. (PCJL), ia berkesempatan mengenal lebih dekat penerapan teknologi informasi dalam mendukung operasional industri minyak dan gas (migas).
Muhammad Rafly Alvito ditempatkan di Betara Gas Plant (BGP), Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, pada Departemen Information Technology and Communication (IT & Comm). Penempatan tersebut memberikan kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana fungsi teknologi informasi menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas operasional perusahaan.
Betara Gas Plant merupakan salah satu fasilitas utama pengolahan migas di Wilayah Kerja Jabung, bersama North Geragai Fractionation (NGF). BGP memiliki kapasitas pengolahan sekitar 241 MMSCFD gas mentah dan menghasilkan sekitar 100 MMSCFD gas jual serta sekitar 26.700 barel per hari cairan gas alam atau Natural Gas Liquids (NGL). Fasilitas ini juga berperan dalam menurunkan kandungan karbon dioksida (CO₂) dalam gas dari sekitar 40 persen menjadi di bawah 5 persen.
Pada pekan pertama, kegiatan kerja praktik diawali dengan safety induction sebagai pembekalan sebelum memasuki area operasi. Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Rafly mempelajari penggunaan alat pelindung diri (APD), tata tertib di lingkungan kerja, serta prinsip keselamatan, kesehatan kerja dan lingkungan (K3L) yang menjadi bagian penting dalam aktivitas industri migas.
Setelah memperoleh pembekalan keselamatan, ia mulai mengenal aktivitas Departemen IT & Comm. Salah satu pengalaman yang diperoleh adalah mengamati proses penanganan berbagai permintaan dan kendala teknologi informasi yang disampaikan oleh pengguna, termasuk dukungan secara remote tanpa harus mendatangi lokasi pengguna.
Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa dukungan teknologi informasi di lingkungan industri migas tidak hanya berkaitan dengan perangkat komputer, tetapi juga membutuhkan kecepatan, ketepatan, serta kemampuan memahami kebutuhan pengguna. Keandalan sistem dan komunikasi menjadi salah satu unsur yang ikut mendukung kelancaran aktivitas operasional.
Pengalaman di lapangan menjadi bagian lain yang memperkaya kerja praktiknya. Muhammad Rafly turut mengikuti kegiatan instalasi perangkat dan jaringan serta membantu pekerjaan teknis sesuai arahan karyawan. Kesempatan tersebut membuatnya dapat melihat secara langsung bagaimana pekerjaan teknologi informasi dilakukan dengan tetap memperhatikan kondisi dan standar keselamatan di area operasi.
Ia juga berkesempatan melihat ruang kontrol NEB 10 (North East Betara) Station. Fasilitas tersebut berfungsi sebagai salah satu pusat otomasi dan pengawasan terpusat untuk memantau penerimaan fluida dari sejumlah sumur satelit di sekitarnya sekaligus mengendalikan proses pemisahan awal antara uap dan cairan.
Bagi mahasiswa Sistem Informasi, pengalaman tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dengan kebutuhan nyata di dunia industri. Penanganan permasalahan pengguna, pengelolaan perangkat dan jaringan, hingga instalasi di lapangan menunjukkan bahwa penerapan sistem informasi membutuhkan pemahaman terhadap teknologi sekaligus kondisi operasional tempat teknologi tersebut digunakan.
"Baru satu pekan, tetapi saya sudah belajar banyak. Saya melihat bagaimana tim IT menangani masalah pengguna, dan ikut ke lapangan membuat saya sadar bahwa pekerjaan TI di industri migas harus berjalan beriringan dengan keselamatan kerja," ujar Muhammad Rafly Alvito.
Memasuki pekan-pekan berikutnya, Muhammad Rafly Alvito berharap dapat terus memperluas pengalaman dan pemahamannya mengenai dukungan teknologi informasi di industri migas. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal untuk memperkuat kompetensi akademik sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.
Atas kesempatan yang diberikan, Muhammad Rafly Alvito menyampaikan terima kasih kepada PetroChina International Jabung Ltd., khususnya Bapak Emqogustoni selaku IT Supervisor beserta seluruh tim IT & Communication yang telah memberikan sambutan, arahan dan bimbingan sejak awal pelaksanaan kerja praktik.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bapak Herry Afriyadi, S.E., S.Kom., M.Si., dan Bapak Pol Metra, M.Kom., selaku dosen pembimbing, serta Ibu Louisiana Muliawati, M.Pd., selaku koordinator kerja praktik, atas bimbingan dan dukungan selama pelaksanaan kegiatan.
