Ketahuilah.com | Jambi -Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Jambi memperkuat kontribusinya dalam pengembangan ekonomi syariah dan industri halal melalui keterlibatan aktif dalam The 2nd International Conference on Islamic Economics and Business (ICoIEB) 2026 yang diselenggarakan di Aston Hotel Jambi, Kamis (1/10/2026).
Mengusung tema “Advancing the Global Halal Industry: Innovation, Sustainability, and Inclusive Islamic Economic Development”, konferensi internasional yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi ini menjadi wadah kolaborasi akademisi, peneliti, praktisi, dan pemangku kepentingan untuk membahas inovasi industri halal serta pembangunan ekonomi Islam yang berkelanjutan dan inklusif.
Keterlibatan IAEI DPW Jambi tidak hanya dalam bentuk dukungan kelembagaan, tetapi juga melalui kontribusi langsung para pengurus dalam kepanitiaan, moderasi, penelaahan makalah, hingga presentasi ilmiah. Partisipasi tersebut menunjukkan peran aktif organisasi dalam memperkuat jejaring akademik sekaligus mendorong pengembangan keilmuan ekonomi Islam di tingkat nasional dan internasional.
Salah satu pengurus IAEI DPW Jambi, Dr. Eliyanti, S.E., M.Si., dipercaya sebagai Head of the Committee atau ketua panitia konferensi. Sejumlah pengurus lainnya, yakni Sri Rahma, S.E., M.E., Rabiyatul Alawiyah, M.E., dan Eri Nofriza, S.ST., M.E., turut terlibat dalam kepanitiaan kegiatan tersebut.
Kontribusi pengurus IAEI DPW Jambi juga terlihat dalam pelaksanaan sesi ilmiah. Dr. Yuliana, S.E., M.Si., dan Dr. Putri Apria Ningsih, M.A., bertugas sebagai moderator pada sesi panel luring. Sementara itu, Dr. Usdeldi, S.E., M.Si., CA., CPA., ASEAN, serta M. Maulana Hamzah, S.E., M.M., berperan sebagai reviewer yang memberikan penelaahan terhadap makalah peserta. Keterlibatan ini memperlihatkan kontribusi sumber daya akademik IAEI dalam menjaga kualitas diskusi dan pengembangan penelitian di bidang ekonomi dan bisnis Islam.
Selain terlibat dalam penyelenggaraan dan penelaahan karya ilmiah, sejumlah pengurus IAEI DPW Jambi juga berpartisipasi sebagai presenter. Mereka adalah Machfia Win, S.E., M.E.I., Dr. Irmanelly, S.E., M.E., Mahmud Pasaribu, M.E., dan Salmia, M.E. Kehadiran para presenter tersebut menjadi kesempatan untuk menyampaikan hasil penelitian sekaligus memperluas pertukaran gagasan dengan akademisi dari berbagai perguruan tinggi.
ICoIEB 2026 diikuti sekitar 250 peserta dari dalam dan luar negeri, melibatkan 16 perguruan tinggi, serta menghadirkan 70 makalah ilmiah melalui sesi panel luring dan daring. Empat pembicara utama yang hadir adalah Prof. Irwandi Jaswir, M.Sc., Ph.D. dari International Islamic University Malaysia; Mohamed Syazwan Bin Ab Talib, Ph.D. dari Universiti Brunei Darussalam; Prof. Dr. Muhammad Nur Rianto Al Arif, M.Si. dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; serta Assoc. Prof. Aam Slamet Rusydiana dari Sakarya University, Turkiye.
Ketua IAEI DPW Jambi yang juga Dekan FEBI UIN STS Jambi, dan Sekretaris Umum DPN AFEBIS, Dr. Rafidah, S.E., M.E.I., CCIB., turut menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan konferensi tersebut. Sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi ini menjadi modal untuk memperkuat kolaborasi penelitian, publikasi ilmiah, peningkatan literasi ekonomi syariah, serta pengembangan industri halal di daerah.
Dalam opening speech-nya Rafidah menekankan pentingnya membangun kolaborasi dan pertukaran gagasan dalam pengembangan ekonomi dan bisnis Islam. Menurutnya, konferensi internasional merupakan ruang strategis untuk mempertemukan berbagai perspektif akademik, pengalaman penelitian, dan praktik pengembangan ekonomi syariah dari berbagai negara.
Tema yang diangkat pada ICoIEB 2026 memiliki relevansi yang kuat dengan tantangan ekonomi kontemporer. Industri halal saat ini tidak lagi dapat dipahami secara terbatas sebagai kegiatan produksi makanan dan minuman yang memenuhi ketentuan halal. Perkembangannya telah mencakup berbagai sektor, mulai dari kosmetik, farmasi, fesyen, pariwisata, logistik, keuangan, hingga layanan digital.
Rektor UIN STS Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., saat membuka kegiatan menegaskan bahwa konferensi internasional harus memberikan dampak nyata bagi pengembangan institusi, peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa, serta perluasan kerja sama internasional. Pemerintah Provinsi Jambi, melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Muktamar Hamdi, S.E., M.M., juga menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan konferensi dan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong penguatan ekonomi syariah serta produk halal.
IAEI Jambi Dorong Aksi Nyata Penguatan Ekonomi Syariah
Rangkaian kegiatan ICoIEB 2026 ditutup dengan penyerahan plakat dan cenderamata oleh Dekan FEBI UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Dr. Rafidah, S.E., M.E.I., CCIB, yang juga menjabat sebagai Ketua IAEI DPW Provinsi Jambi dan Sekretaris Umum DPN AFEBIS, kepada para narasumber dan perwakilan mitra yang hadir.
Kehadiran akademisi, presenter nasional dan internasional, regulator, serta praktisi dalam konferensi ini menegaskan pentingnya kolaborasi multipihak dalam memperkuat pengembangan ekonomi dan bisnis Islam. Forum tersebut juga menjadi ruang untuk bertukar gagasan, memperluas jejaring keilmuan, dan membangun peluang kerja sama yang dapat ditindaklanjuti secara nyata.
Bagi IAEI DPW Provinsi Jambi, momentum ICoIEB 2026 menjadi peluang untuk memperkuat peran organisasi sebagai wadah kolaborasi para ahli ekonomi Islam. Peran tersebut tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan akademik, tetapi juga melalui penguatan literasi ekonomi syariah dan penerapan nilai-nilai Islam dalam aktivitas ekonomi masyarakat.
Salah satu bidang yang membutuhkan perhatian bersama adalah pengembangan industri halal, khususnya dalam mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dukungan tersebut dapat dilakukan melalui edukasi halal, pendampingan sertifikasi, inovasi produk, peningkatan kualitas usaha, serta perluasan akses pasar. Dengan keterlibatan berbagai pihak, potensi ekonomi syariah di Provinsi Jambi diharapkan dapat berkembang menjadi kegiatan ekonomi yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan.
Melalui ICoIEB 2026, FEBI UIN STS Jambi juga memperluas ruang dialog akademik internasional sekaligus mempertegas komitmennya dalam pengembangan ekonomi dan bisnis Islam. Jambi memiliki peluang untuk berkontribusi dalam percakapan global mengenai industri halal, tidak hanya melalui potensi ekonominya, tetapi juga melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan kolaborasi akademik.
Konferensi ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat posisi UIN STS Jambi di tingkat internasional sekaligus mendorong lahirnya gagasan dan kemitraan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Keberhasilan forum semacam ini pada akhirnya tidak hanya diukur dari jumlah peserta atau luasnya jejaring yang terbentuk, tetapi juga dari keberlanjutan kerja sama dan penerapan hasil pemikiran dalam menjawab kebutuhan ekonomi masyarakat.
Dengan keterlibatan aktif dalam ICoIEB 2026, IAEI DPW Provinsi Jambi diharapkan terus memperluas jejaring profesional dan akademik serta mendorong implementasi gagasan ekonomi Islam dalam berbagai sektor. Kolaborasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi, organisasi profesi, pemerintah, dan pelaku usaha menjadi kunci untuk membangun ekosistem ekonomi syariah yang berkeadilan, berdaya saing, dan mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat Provinsi Jambi.

0 Komentar