Ketahuilah.com - Jakarta - Polemik terkait anggaran rapat daring yang disebut mencapai Rp5,7 miliar menuai perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memberikan klarifikasi bahwa anggaran tersebut digunakan untuk mendukung kebutuhan strategis program nasional.
Dadan menjelaskan bahwa anggaran tersebut dialokasikan untuk pengadaan layanan video conference dalam periode April hingga Desember 2026. Ia menegaskan, layanan yang dimaksud bukan sekadar aplikasi rapat biasa, melainkan sistem enterprise terpusat yang dirancang untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.
Menurutnya, program MBG membutuhkan koordinasi yang luas, mulai dari pemerintah pusat hingga pelaksana di daerah. Oleh karena itu, diperlukan sarana komunikasi digital yang mampu menyampaikan arahan teknis secara seragam serta menjangkau berbagai pemangku kepentingan secara bersamaan.
Kapasitas Besar untuk Koordinasi Nasional
Dadan mengungkapkan, sistem video conference tersebut memiliki kapasitas hingga 5.000 pengguna aktif dan mampu menampung sekitar 50.000 peserta dalam satu sesi pertemuan virtual. Infrastruktur ini dikelola oleh Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BGN dan digunakan oleh seluruh jajaran organisasi, mulai dari pejabat pusat hingga pelaksana program di daerah.
Layanan ini dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan penting, seperti rapat koordinasi nasional dan daerah, sosialisasi kebijakan, penyampaian pedoman teknis, bimbingan teknis pelaksana, hingga evaluasi program secara berkala.
Jaga Keselarasan Program di Seluruh Daerah
Lebih lanjut, Dadan menekankan bahwa keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada distribusi di lapangan, tetapi juga pada kesamaan pemahaman seluruh pelaksana terhadap standar dan kebijakan yang ditetapkan.
Ia menilai, penggunaan sistem komunikasi digital berskala besar menjadi kunci untuk menjaga keselarasan informasi serta memastikan koordinasi berjalan cepat, serentak, dan terdokumentasi dengan baik.
“Koordinasi yang cepat, serentak, dan terdokumentasi menjadi bagian penting dari keberhasilan program,” ujarnya.
Klarifikasi Atas Persepsi Publik
Sebelumnya, anggaran tersebut sempat disalahartikan publik sebagai biaya tunggal untuk aplikasi rapat daring sederhana. Namun, BGN menegaskan bahwa nilai tersebut mencakup layanan komunikasi digital terintegrasi dengan kapasitas besar dan cakupan nasional.
Melalui klarifikasi ini, BGN berharap masyarakat dapat memahami bahwa anggaran tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung efektivitas pelaksanaan program strategis pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat.


