Ketahuilah.com - Padang - Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga (PRK) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan Bidang PRK MUI Provinsi Sumatera Barat di Padang, pada 14–16 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat ukhuwah dan memperkuat sinergi dalam menyikapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya terkait isu perempuan, remaja, dan keluarga.
Rombongan Bidang PRK MUI Provinsi Jambi dipimpin oleh Ketua Bidang PRK Prof. Dr. Maisah, M.Pd.I, didampingi Sekretaris Ratna Dewi, SP., M.Si, Ketua Komisi PRK Prof. Dr. Illyanti, M.Ag, Sekretaris Komisi Dr. Adiati, M.Pd, serta anggota komisi Dr. Hj. Hindun, M.Pd.I.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai persoalan sosial yang saat ini menjadi perhatian publik turut menjadi pembahasan bersama. Di antaranya meningkatnya kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum tenaga pendidik maupun individu yang menyalahgunakan kedok agama untuk melakukan tindakan yang merugikan korban, termasuk perempuan dan anak-anak.
Selain itu, perhatian juga diberikan terhadap maraknya kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perselingkuhan, krisis moral remaja, hingga perdagangan anak yang masih terjadi di berbagai daerah. Kondisi tersebut dinilai memerlukan perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat, terutama lembaga keagamaan dan keluarga sebagai garda terdepan dalam pembinaan moral generasi muda.
Ketua Bidang PRK MUI Provinsi Jambi Prof. Dr. Maisah, M.Pd.I, menyampaikan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi, membimbing, dan memberikan pendidikan agama kepada anak-anak sejak dini agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan negatif.
“Ketahanan keluarga menjadi kunci utama dalam menjaga generasi muda dari berbagai bentuk penyimpangan sosial. Karena itu, peran orang tua dan lingkungan sangat menentukan,” ujarnya.
Melalui kegiatan silaturahmi ini, Bidang PRK MUI Provinsi Jambi dan Sumatera Barat berharap dapat terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam upaya memberikan edukasi kepada masyarakat serta mendorong terciptanya lingkungan yang aman, sehat, dan bermartabat bagi perempuan, remaja, dan keluarga.



